Tuesday, January 29, 2013

[#Egyptology] Tsunami Aceh dan Klakson Bis

Saat itu sedang musim dingin. Saya tengah bercengkrama dengan teman-teman satu flat saya selepas Maghrib. Salah satu dari teman saya itu adalah Aulia Ulhaq Marzuki. Usianya satu tahun di atas saya. Dia berasal dari Aceh. Kami saling kenal baik karena sama-sama aktifis organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) perwakilan Mesir. Saat itu rumah yang kami tinggali adalah sekaligus menjadi sekretariat. Sore itu, Aulia nampak sumringah...

Friday, January 18, 2013

[#Egyptology] Jumatan di Kampung Nubian

Elephantine Island, satu lokasi yang direkomendasikan untuk disinggahi bila kita mampir di kota Aswan, Mesir Selatan. Pagi itu, sekitar pukul 11.00 siang waktu Aswan, perahu yang saya tumpangi merapat di bibir pulau Elephantine. Perahu ini mengantarkan kami para penumpang menyebrangi Nil hanya dengan ongkos EGP 1.50 per orang. Saat sampai ke seberang, saya langsung disuguhi pemandangan rumah-rumah penduduk yang amat unik....

Monday, January 14, 2013

[#Egyptology] Ketika Osama Menikah

Apa kata Amerika bila Osama menikah? Mungkin negara adidaya itu akan segera mengirimkan sniper-nya untuk “meramaikan” pesta pernikahan tersebut. Tapi, syukurlah hal itu tak terjadi, karena memang pengantin kali ini bukanlah orang nomor wahid dalam deretan buronan Amerika itu. Dia hanya Osama, mahasiswa tingkat tiga fakultas Dakwah Islamiyyah Universitas Al Azhar Kairo. Kafrusyaikh. Sebuah kota kecil, kurang lebih 200 km dari...

Sunday, January 13, 2013

[#Egyptology] Jus Lemon di Tepi Batalyon

Sore itu kira-kira pukul 17.00, sepulang dari Abu Simbel Temple, saya berangkat dengan taksi menuju The Philae Temple. Ongkos taksi tidak sempat saya tawar semurah mungkin. Jadilah harga EGP. 50 saya sepakati dengan sang sopir untuk mengantar pulang pergi dan menunggu beberapa saat di tempat tujuan. Dengan perasaan ketar-ketir saya duduk di taksi yang menelusuri jalan aspal di pinggiran sungai Nil. Rute jalan itu mengular...

[#Egyptology] Sebuah Prolog

Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika mendengar “Biologi”, “Fisiologi”, “Antropologi” dan gi.. gi.. lainnya? Mungkin pikiran Anda akan refleks membayangkan hal-hal ilmiah nan rumit. Lalu, sekarang apa yang terlintas di pikiran anda saat mendengar “Egyptology”? Ilmu tentang ke-Mesir-an kah? Mungkin tentang politiknya, tentang industri pariwisatanya, tentang komoditasnya. Bisa jadi itu. Tapi di sini, bukan. Ini adalah judul buku saya....

Saturday, January 12, 2013

[Mulang ka Garut 5] Dua Gadis Kecil

Dua gadis kecil. Usia yang satu sekitar 9 tahunan, dan yang satunya lagi mungkin setahun lebih muda darinya. Paras mereka mirip. Mungkin mereka kakak beradik.  Rambut mereka yang pirang terbakar matahari, agak basah oleh hujan. Sandal karetnya yang lusuh, kotor oleh tanah basah. Nampak cipratan tanah yang mulai mengering pada tumit dan betisnya. Masih terlihat hujan dari balik kaca jendela.  Kondektur bis nampaknya sudah mengenal mereka....

[Mulang ka Garut 4] Tulus

Pagi tadi, setiba di lokasi sebuah training, saya melihat beberapa siswa SLB (Sekolah Luar Biasa) sedang berkumpul tak jauh dari tempat parkir motor. Mereka nampak mengenakan kaus olahraga warna merah marun, dengan tas masing-masing di punggungnya.  Setelah turun dari motor, tiba-tiba salah satu dari mereka datang menghampiri saya. Anak laki-laki. Usianya mungkin 10 tahunan.  Anak itu mendekati saya. Dia mengulurkan tangan kanannya kepada...

Thursday, January 10, 2013

[Mulang ka Garut 3] Kakek Sembunyi dari Pencuri

Sudah 14 tahun yang lalu kakek meninggalkan kami. Namun, ternyata sekian lama saya bercengkrama dengannya, masih banyak hal yang belum saya ketahui tentangnya.  Kemarin, senin 28 Juni 2010, saya bersama paman, bibi, ibu, nenek dan sepupu, melakukan perjalanan menuju Tasikmalaya. Sepanjang perjalanan kami saling menceritakan tentang kakek. Saat giliran nenek bercerita, ia menyebutkan tiga hal yang sangat terkenang di hatinya.  Kenangan...

[Mulang ka Garut 2] Saat 'Indonesia' Masuk Desa

"Holleee.. naek mobil lagi..!"  Seorang balita bersorak pada ibunya saat baru saja naik di dalam angkot berwarna coklat jurusan Cipanas-Alun-Alun. Saya yang sudah lebih dulu duduk di sana asyik mengikuti kejadian sore itu. Dari paras muka dan penampilannya saya langsung bisa menebak bahwa mereka adalah penduduk di sekitar sini. Tidak jauh dari Garut kota. Apalagi mendengar logat atau dialek bicaranya, sangat kentara sekali bahwa mereka...