
Rindu kita. Rindu yang lucu. Seperti gerhana kemarin. Engkau ceritakan tentang rembulan yang lugu. Dia ada. Hanya tersipu saat datang cahaya.
Pertemuan kita. Pertemuan yang lucu.
Luapan hati yang melompat-lompat. Tapi penuh ragu. Bahkan bungkam menyita waktu.
Sebuah jam pasir terdampar di mejaku. Menggoda untuk terburu-buru. Dan, kau datang. Meletakkan sekuntum melati. Katamu sebagai pengingat. Tentang jarak yang tak...